Blogger Translate

Selasa, 04 Februari 2014

Menemukan nada kunci gitar menggunakan feeling

Metode ini sangat sering dikatakan oleh pemain gitar yang sudah sering dalam bermain gitar untuk mencari kunci gitar atau chord dalam sebuah lagu. Sebenarnya memakai feeling atau perasaan ada rumusan tertentu yang membantu pemain gitar dalam mencari kunci gitar sehingga pemain gitar dapat mengiringi lagu yang diinginkan. Jika ingin mencari kunci gitar dengan feeling atau perasaan, makaseharusnya pemain gitar sudah biasa untuk mengiringi beberapa lagu sehingga pemain gitar ada gambaran untuk mencari kunci gitar dalam sebuah lagu. Sebelum menemukan kunci gitar dengan memakai feeling atau perasaan, perhatikan daftar kunci dibawah ini :

NO
Kunci Dasar C
Kunci Dasar D
Kunci Dasar E
Kunci Dasar F
Kunci Dasar G
Kunci Dasar A
Kunci Dasar B
1
C
D
E
F
G
A
B
2
G
A
B
C
D
E
F#
3
F
G
A
Bb
C
D
E
4
Am
Bm
C#m
Dm
Em
F#m
G#m
5
Dm
Em
F#m
Gm
Am
Bm
C#m
6
Em
F#m
G#m
Am
Bm
C#m
D#m
Setelah mengetahui kunci – kunci gitar apa saja yang digunakan dalam kunci dasar sebuah lagu, maka barulah pemain gitar dapat menentukan kunci gitar dalam sebuah lagu dengan memakai feeling atau perasaan. Rumusan untuk mencari kunci gitar dalam sebuah lagu dengan menggunakan feeling atau perasaan, yaitu :

  • Pada awal lagu kebanyakan menggunakan kunci dasarnya. Misalkan, lagu “Kerja Giat” memiliki kunci dasar D, maka diawal lagu pemain gitar dapat bermain pada kunci dasarnya yaitu chord D atau chord bernomor 1
  • Pada akhir lagu kebanyakan menggunakan kunci dasarnya (sama halnya dengan awal lagu)
  • Jika nada dari sebuah lagu terdengar naik atau tinggi, maka chord yang dapat digunakan yaitu chord bernomor 3
  • Jika nada dari sebuah lagu terdengar naik atau tinggi namun ingin memberikan suasana yang berbeda, maka chord yang dapat digunakan yaitu chord bernomor 5 atau 6
  • Jika nada dari sebuah lagu terdengar turun atau rendah namun ingin memberikan suasana yang berbeda, maka chord yang dapat digunakan yaitu chord bernomor 4
  •  Jika nada agak lebih tinggi dari awal lagu, maka chord yang dapat digunakan adalah chord bernomor 2
  • Untuk menyambung dari bait pertama ke reff atau dari bait pertama ke bait kedua dapat menggunakan chord bernomor 2

Rumusan diatas adalah rumusan yang tidak pasti, hanya bersifat membantu untuk menemukan kunci gitar dengan menggunakan feeling. Biasanya sebuah lagu memiliki tingkat variasi kunci yang berbeda sehingga selain rumusan diatas, pemain gitar harus terbiasa untuk mendengar dan mencoba – coba kunci gitar mana yang cocok.


Melody Bentuk C




Titik yang ada pada fret ke – 1 ditekan dengan jari telunjuk
Titik yang ada pada fret ke – 2 ditekan dengan jari tengah
Titik yang ada pada fret ke – 3 ditekan dengan jari manis

Nada yang dihasilkan yaitu :

Melody Bentuk F



Titik yang ada pada fret ke – 1 ditekan dengan jari telunjuk
Titik yang ada pada fret ke – 2 ditekan dengan jari tengah
Titik yang ada pada fret ke – 3 ditekan dengan jari manis

Nada yang dihasilkan yaitu :



·         Senar ke – 6, fret ke – 1 = Do
·         Senar ke – 6, fret ke – 3 = Re
·         Senar ke – 5, fret ke – 0 = Mi
·         Senar ke – 5, fret ke – 1 = Fa
·         Senar ke – 5, fret ke – 3 = Sol
·         Senar ke – 4, fret ke – 0 = La
·         Senar ke – 4, fret ke – 2 = Si
·         Senar ke – 4, fret ke – 3 = Do
·         Senar ke – 3, fret ke – 0 = Re
·         Senar ke – 3, fret ke – 2 = Mi
·         Senar ke – 3, fret ke – 3 = Fa
·         Senar ke – 2, fret ke – 1 = Sol
·         Senar ke – 2, fret ke – 3 = La
·         Senar ke – 1, fret ke – 0 = Si
·         Senar ke – 1, fret ke – 1 = Do



*Nada yang dihasilkan adalah nada dengan kunci dasar F
**Senar dibunyikan pada fret ke – 0 artinya jari tidak menekan pada fret manapun
Bentuk melody F dapat dimainkan pada fret berapapun asalkan dengan menambahkan satu titik lagi untuk menggantikan fret ke – 0. Patokan nada yang menggantikan fret ke – 0 harus ditekan dengan memakai jari telunjuk dan pada fret lainnya ditekan dengan jari tengah, manis, dan kelingking. Misalkan melody dengan bentuk kunci F dimainkan pada fret ke – 2 (menjadi kunci dasar G). Bentuk melodynya akan sama, namun yang berbeda hanya pada penambahan titik untuk menggantikan titik pada fret ke – 0. Contohnya :


Melody Bentuk A




Titik yang ada pada fret ke – 1 ditekan dengan jari telunjuk
Titik yang ada pada fret ke – 2 ditekan dengan jari tengah
Titik yang ada pada fret ke – 3 ditekan dengan jari manis

Nada yang dihasilkan yaitu :

·         Senar ke – 6, fret ke – 0 = Sol
·         Senar ke – 6, fret ke – 2 = La
·         Senar ke – 6, fret ke – 4 = Si
·         Senar ke – 5, fret ke – 0 = Do
·         Senar ke – 5, fret ke – 2 = Re
·         Senar ke – 5, fret ke – 4 = Mi
·         Senar ke – 4, fret ke – 0 = Fa



·         Senar ke – 4, fret ke – 2 = Sol
·         Senar ke – 4, fret ke – 4 = La
·         Senar ke – 3, fret ke – 1 = Si
·         Senar ke – 3, fret ke – 2 = Do
·         Senar ke – 2, fret ke – 0 = Re
·         Senar ke – 2, fret ke – 2 = Mi
·         Senar ke – 2, fret ke – 3 = Fa
·         Senar ke – 1, fret ke – 1 = Sol

*Nada yang dihasilkan adalah nada dengan kunci dasar A
**Senar dibunyikan pada fret ke – 0 artinya jari tidak menekan pada fret manapun
Bentuk melody A dapat dimainkan pada fret berapapun asalkan dengan menambahkan satu titik lagi untuk menggantikan fret ke – 0. Patokan nada yang menggantikan fret ke – 0 harus ditekan dengan memakai jari telunjuk dan pada fret lainnya ditekan dengan jari tengah, manis, dan kelingking. Misalkan melody dengan bentuk kunci A dimainkan pada fret ke – 2 (menjadi kunci dasar B). Bentuk melodynya akan sama, namun yang berbeda hanya pada penambahan titik untuk menggantikan titik pada fret ke – 0. Contohnya :

·         Fret ke – 3 = Kunci dasar C
·         Fret ke – 5 = Kunci dasar D
·         Fret ke – 7 = Kunci dasar E
·         Fret ke – 9 = Kunci dasar F

Titik yang ada pada fret ke – 2 ditekan dengan jari telunjuk
Titik yang ada pada fret ke – 3 ditekan dengan jari tengah
Titik yang ada pada fret ke – 4 ditekan dengan jari manis
 Titik yang ada pada fret ke – 5 & 6 ditekan dengan jari kelingking
Nada yang dihasilkan yaitu :

·         Senar ke – 6, fret ke – 3 = Sol
·         Senar ke – 6, fret ke – 5 = La
·         Senar ke – 5, fret ke – 2 = Si
·         Senar ke – 5, fret ke – 3 = Do
·         Senar ke – 5, fret ke – 5 = Re
·         Senar ke – 4, fret ke – 2 = Mi
·         Senar ke – 4, fret ke – 3 = Fa
·         Senar ke – 4, fret ke – 5 = Sol
·         Senar ke – 3, fret ke – 2 = La
·         Senar ke – 3, fret ke – 4 = Si
·         Senar ke – 3, fret ke – 5 = Do
·         Senar ke – 2, fret ke – 3 = Re
·         Senar ke – 2, fret ke – 5 = Mi
·         Senar ke – 2, fret ke – 6 = Fa
·         Senar ke – 1, fret ke – 3 = Sol

*Nada yang dihasilkan adalah nada dengan kunci dasar B
Untuk melody bentuk A, beberapa posisi nada dapat diganti menjadi seperti gambar diatas untuk memudahkan pergerakan jari untuk menekan nada – nada yang diinginkan serta pergerakan dari jari lebih efisien. List patokan fret dengan kunci dasar dengan menggunakan melody bentuk kunci A :

·         Fret ke – 0 = Kunci dasar A
·         Fret ke – 2 = Kunci dasar B
·         Fret ke – 3 = Kunci dasar C
·         Fret ke – 5 = Kunci dasar D
·         Fret ke – 7 = Kunci dasar E
·         Fret ke – 9 = Kunci dasar F